TOTAL PENGUNJUNG

Translate

Jumat, 24 Oktober 2014

www.galerycupang18.blogspot.com

SELAMAT DATANG DI GALERY CUPANG 18
Kami menjual aneka Jenis cupang hias Lokal & Import, dan kami juga salah satu specialist cupang Giant terbesar di Jakarta Barat sejak tahun 2007 hingga saat ini. Disamping menjual Cupang, tak lupa kami pun juga menyediakan obat-obatan & Vitamin untuk paket perawatan cupang untuk hias maupun petarung kesayangan anda.


KHUSUS MEMBER DAPATKAN 
PROMO DISKON 50%
UNTUK PEMBELIAN CUPANG HIAS DI WEBSITE INI




MAU PROMO DISKON??? KLIK DISINI!!!




MENERIMA PENGIRIMAN SELURUH INDONESIA DENGAN SURAT KARANTINA RESMI*

http://jne.co.id/

http://tiki-online.com/


HARGA IKAN TIDAK MENGIKAT, SEWAKTU2 DAPAT BERUBAH TANPA PEMBERITAHUAN
* STOCK IKAN TIDAK KAMI TAMPILKAN SELURUHNYA DI WEB INI 
(HANYA BEBERAPA)


Sabtu, 06 September 2014

KONTES CUPANG ONLINE

Betta Contes Event Ini akan Kami Selenggarakan Berkat Dukungan Dari galerycupang18 dan Team support Kami Yang Berpengalaman Dan Kami Merasa Perlu Untuk Mengadakan Event-Event Seperti Ini Melalui Situs Online Ini, Website Ini Kami Buat Karena Banyaknya Pecinta Betta / Betta Lovers Yang Berada Di Pelosok / Pedalaman Negeri Ini Yang Jarang / Sulit Menemukan Event-Event Kontes Didaerahnya. Oleh Karena Itu Kami Mendukung Anda (Para Pecinta Cupang/Betta Lovers) Melalui Event-Event Yang Ada Di Situs Kami, Sehingga Anda Tidak Perlu Merasa Jauh Dari Kota-Kota Yang Memang Sudah Tersedia Event Kontes Rill. Disini.... Siapapun, Kapanpun, Dimananpun Anda Bisa Berpartisipasi Untuk Ajang Kontes Cupang Melalui Foto. so... isi yah form surveynya????

>

KARANTINA IKAN

PROSEDUR PEMBUATAN KARANTINA IKAN 

Untuk jenis media pembawa seperti cupang / betta.sp ini dibutuhkan waktu sekurang-kurangnya 3-5hari untuk pembuatan LHP (Laporan Hasil Pengujian), setelah LHP ini diterbitkan, barulah kita dapat membuat sertifikat kesehatan ikan untuk tiap daerah / destinasi tujuan. Pembuatan sertifikasi kesehatan tidaklah lama, hanya butuh waktu sekitar 10 menit untuk 1 (satu lembar) Surat Karantina. Khusus untuk daerah2 tujuan tertentu yang telah dinyatakan bebas bakteri/virus, kita dapat langsung membuat Sertifikasi kesehatan untuk Domestik Keluar tanpa harus Uji Laboratorium. Berikut ini saya jelaskan detailnya melalui tabel dibawah ini :

PROSEDUR SERTIFIKASI KARANTINA IKAN DOMESTIK KELUAR
FOTO 1 (CONTOH SERTIFIKASI KARANTINA UNTUK DAERAH BEBAS UJI)

FOTO 2 (CONTOH SERTIFIKASI KARANTINA UNTUK DAERAH TERINFEKSI)


Untuk yang belum paham/ belum mengerti tentang KARANTINA PERIKANAN bisa lihat PROSEDUR STANDARD OPRASIONAL NYA disini :
http://www.bkipm.kkp.go.id/bkipm/regulasi/index/11

PENERBITAN SERTIFIKASI KARANTINA :
http://www.bkipm.kkp.go.id/bkipm/public/files/regulasi/13-K-TO-1-BKIPM-2-21012%20Penerbitan%20HC%20dan%20SKI%20berdasarkan%20LHU%20Lab.pdf

Seluruh proses karantina ikan berdasarkan keputusan mentri, lihat :
http://www.bkipm.kkp.go.id/bkipm/public/files/regulasi/26%20KEPMEN-KP%202013.pdf


Senin, 26 Mei 2014

CARA TERNAK IKAN CUPANG

Inilah Cara Benar Ternak Ikan Cupang UKM 2014Usaha Kecil dan Menengah disingkat UKM adalah sebuah istilah yang mengacu ke jenis usaha kecil yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200.000.000 tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha. Dan usaha yang berdiri sendiri. Menurut Keputusan Presiden RI no. 99 tahun 1998 pengertian Usaha Kecil adalah: “Kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat.”
=================================================================================

Cara Benar Ternak Ikan Cupang, Cara Sukses Ternak Ikan Cupang atau ikan Tarung, Cara Budidaya Ikan Cupang Hias, Cara Budidaya IKAN CUPANG yang benarSelama ini sering kita menemukan artikel tentang cara beternak ikan cupang. Banyak sekali tips yang diberikan oleh para breeder dalam memijahkan ikan cupang. Ikan cupang termasuk ikan yang bandel dan tahan banting. Hal inilah yang menjadi penyebab utama para pecinta ikan hias menjatuhkan pilihan pada ikan mungil asli asia tenggara ini. Untuk perawatan ikan cupang termasuk jenis yang sangat mudah. Bahkan anak-anak sekalipun dapat merawat ikan ini. Salah satu kelebihan ikan ini adalah memiliki organ bernama labirin yang terletak pada insangnya. Dengan organ ini cupang memperoleh udara langsung dari permukaan air. Berbeda dengan ikan mas koki atau pun diskus yang membutuhkan proses aerasi dengan blower (pompa udara).
Meskipun tergolong ikan yang yang mudah untuk dipelihara hendaknya kita juga harus memberikan treatment terbaik untuk kelangenan kita. Sekali lagi saya membuat artikel ini sebagai upaya untuk membagikan pengalaman kepada para cupang mania. Saya banyak melihat bahwa selama ini para hobiis pemula tidak mengetahui bagaimana cara pemeliharaan ikan cupang yang baik. Sehingga yang selama ini terjadi adalah hanya asal memelihara dan yang penting ikan itu masih hidup. Meskipun benar namun hal tersebut sangat disayangkan. Sebab ikan juga membutuhkan perlakuan yang baik layaknya kita membutuhkan kasih sayang dari orang di sekeliling kita.
Banyak hobiis kini mencoba mengawinkan ikan kesayangan mereka untuk mendapatkan keturunan. Ketertarikan akan pemijahan dan proses pembesaran seringkali memicu para hobiis banting setir menjadi seorang breeder(peternak). Beternak ikan hias yang satu ini tergolong sangatlah mudah dan sudah saya berikan pemaparan pada artikel sebelumnya di blog ini. Namun seringkali para pemula melupakan beberapa hal remeh yang ternyata mempengaruhi kesuksesan dalam beternak ikan hias ini. Antara lain :

1. Kualitas indukan
Ikan cupang yang berkualitas adalah ikan yang dihasilkan oleh indukan yang berkualitas pula. Dalam proses pemilihan indukan seringkali para breeder pemula kurang memperhatikan hal ini. Biasanya para hobiis hanya melihat indukan cupang dari aspek fisiknya saja. Warna cemerlang yang indah selalu dijadikan patokan bahwa itu adalah indukan unggul. Padahal hal tersebut bukan hal yang mutlak dalam menentukan indukan yang akan dipijahkan.
Proses pemijahan cupang tidak dapat dipisahkan dari proses dalam pelajaran biologi yang pernah diajarkan dulu di bangku sekolah. Antara pejantan dan betina harus memiliki kualitas genetika yang baik. Kalau beberapa breeder senior bilang bahwa untuk memilih indukan yang baik hendaknya memperoleh indukan dari keturunan ke 4 (f4). Pada keturunan f4 sudah memiliki kestabilan dalam hal gen nya. Sehingga sudah dapat diturunkan ke anakannya. Jika cupang belum mencapai f4 cenderung untuk mengikuti sifat genetika dari indukan sebelumnya. Inilah yang mengakibatkan ikan yang kita kawinkan ternyata tidak mengahsilkan warna sesuai induknya.
Cara paling mudah untuk mendapatkan indukan yang baik adalah dengan memperolehnya dari breeder besar. Umumnya memang harga yang dibanderol cukup mahal untuk takaran ikan cupang. Namun hal tersebut sangat wajar sebab untuk memperoleh ikan tersebut seorang breeder harus melalui proses yang sangat panjang dan perkawinan selektif antar jenis. Harga mahal ini jadi jaminan bagi seorang breeder besar. Sebab nama besar mereka juga dipertaruhkan. Kesalahan terbesar adalah mengawinkan cupang dari indukan yang sama atau masih memiliki hubungan kekerabatan akibat perkawinan silang. Hal ini akan merusak ikan cupang yang akan dihasilkan. Sebaiknya mengawinkan ikan dari indukan yang berbeda.
Indukan yang baik juga adalah indukan yang cukup umur. Indukan yang cukup umur menandakan ikan tersebut telah matang secara kelamin. Bagi ikan betina sel telurnya telah mengalami kematangan dan bagi ikan pejantan telah mampu menghasilkan sperma. Berdasarkan pengalaman, saya mengamati bahwa jika ikan belum matang secara seksual maka angka keberhasilan hidupnya akan semakin kecil. Telur yang dibuahi tidak akan menjadi burayak akibat kurang matang.

2. Kualitas air
Air memiliki peranan penting bagi ikan. Sebab air adalah media tempat ikan hidup dan berkembang biak. Tanpa air ikan akan mengalami kematian. Maka kualitas air juga memiliki peranan penting dalam pembesaran cupang. Secara umum ikan cupang berasal dari daerah asia tenggara terutama daerah rawa-rawa. Cupang yang kita kenal saat ini merupakan hasil perkawinan yang sangat panjang. Cupang hidup pada perairan tropis yang hangat dan kaya akan mineral alami pada habitat aslinya.
Agar seekor cupang dapat hidup dan berkembang secara optimal harus memenuhi beberapa syarat. Syarat umum seperti Ph, salinitas, ataupun kandungan oksigen dalam air sangat penting dan harus diperhatikan. PH (pondus hidrogenity) dalam air yang mendukung bagi ikan cupang adalah skala 7 dari indeks 14 yang berarti skala normal. Semakin tinggi angka Ph air dikatakan sebagai air basa yang dikandung dalam sabun. Sedangkan Ph rendah dikatakan sebagai air asam seperti yang dikandung dalam air asam/sitrat. Untuk mencapai angka Ph 7 dapat menggunakan daun ketapang kering yang direndam dalam air. Hal inilah yang sering menjadi mitos dan salah kaprah dikalangn hobiis. Daun ketapang dianggap sebagai daun sakti yang dapat mengobati atau membuat ikan cupang semakin galak. Padahal daun ketapang adalah media penetral Ph air agar mencapai ukuran ideal bagi siklus hidup ikan cupang.
Salinitas atau kandungan garam dalam air perlu diperhatikan. Untuk mencapai kandungan garam ideal hendaknya ditambahkan satu senduk garam Kristal ke dalam aquarium soliter. Kandungan oksigen menentukan kualitas hidup ikan. Untuk air yang berasal dari PAM hendaknya dilakukan aerasi agar kandungan nitrat dan klorinnya dapat hilang bersama oksigen yang dihembuskan melalui aerator. Jika tidak dilakukan aerasi dikhawatirkan akan menjadi racun yang dapat membunuh ikan cupang kesayangan kita.

3. Pemberian pakan
Pakan yang tepat menentukan pertumbuhan ikan kita. Oleh karena itu kita harus memberikan makanan yang memiliki kandungn gizi yang tepat dan sesuai. Tidak harus banyak tetapi harus sesuai dengan fase pertumbuhan dan kebutuhan ikan kita. Ada beberapa pakan alami yang dapat kita berikan kepada ikan kita. Kita dapat menemukan makanan alami seperti cuk/jentik nyamuk, kutu air, cacing sutera, cacing darah, semut dan serangga kecil lainnya, ikan cere kecil, ataupun kecebong.
Semua pakan tersebut dapat kita berikan kepada kelangenan kita. Namun kita harus memperhatikan kebutuhan ikan kita. Bagi ikan yang akan memijah pakan yang paling penting adalah cuk. Cuk memiliki kandungan gizi yang amat tinggi dan baik bagi indukan maupun anakan cupang. Bagi indukan betina diberikan cuk yang banyak. Pematangan sel telur dapat dipercepat apabila betina mengkonsumsi protein yang banyak dikandung dalam cuk. Dala waktu satu bulan setengah indukan betina yang secara intensif diberi pakan cuk akan mengalami pematangan sel telur secara sempurna. Ditandai dengan perut yang membesar serta bintik kecil di bawah sirip dasi agak membesar. Pemberian pakan yang tepat secara tidak langsung mempengaruhi keberhasilan dalam melakukan perkawinan ikan cupang.

4. Waktu pemijahan
Selayaknya makhluk hidup ikan cupang juga mempunyai waktu tertentu untuk melakukan perkawinan. Waktu yang paling tepat adalah di waktu musim kemarau. Pada musim kemarau biasanya ikan cupang akan mengalami perubahan sikap menjadi genit dan suka membuat sarang busa (bublenest). Di alam bebas ikan cupang memang biasa memijah pada musim kemarau. Sebab pada musim kemarau pakan alami untuk burayak sangat berlimpah dan pada musim hujan pakan alami tersebut terbawa arus air.
Kasus yang sering terjadi adalah para hobiis mengawinkan secara asal tanpa memperhatikan waktu yang tepat. Jika waktunya tidak tepat maka ikan tidak akan mencapai birahinya dan perkawinan ikan tersebut seringkali mengalami kegagalan. Pada musim hujan biasanya ikan lebih banyak berdiam diri sehingga ketika dikawinkan ikan akan menjadi pasif.

SUMBER : http://carausahaternakunggas.blogspot.com/2013/11/inilah-cara-benar-ternak-ikan-cupang.html

Sabtu, 04 Januari 2014

DOUBLETAIL HALFMOON


HALFMOON DOUBLETAIL
Sebutan double tail (cagak) diberikan pada ikan yang memiliki sirip ekor sebanyak dua buah. Akibatnya, ikan ini seperti memiliki sirip ekor yang terbelah sehingga disebut juga dengan istilah “fin split”. Setiap sirip ekor (belahan) tersebut memiliki ukuran yang sama besar dan sama lebar. Diduga, cupang cagak merupakan mutan dari halfmoon yang memiliki satu sirip ekor (single tail).
Selain memiliki keistimewaan berupa sirip ekor yang terbelah, keistimewaan lain dari cupang ini yaitu memiliki pangkal sirip punggung dan sirip anal yang sama panjang. Cupang cagak yang baik tidak memiliki celah atau spasi di antara ketiga siripnya (anal, kaudal, dan dorsal). Jika mengembang sempurna, keseluruhan sirip tersebut akan membentuk satu kesatuan berupa lingkaran utuh yang simetris.
Pengembangan cupang cagak ini masih relatif jarang ditemukan. Hal tersebut disebabkan rendahnya tingkat keberhasilan menghasilkan cupang cagak yang sempurna. Oleh sebab itu, kelas double tail tidak selalu diselenggrakan oleh panitia kontes karena keterbatasan jumlah peserta.

CROWNTAIL


CROWNTAIL
Crown tail merupakan cupang hias silangan asli Indonesia. Bentuk sirip cupang ini sangat khas, yaitu tulangnya ekornya terlihat panjang dan kuat. Sekilas, sirip tipe ini terlihat seperti layar yang sobek.
Awal pertama kemunculan cupang serit terjadi pada tahun 1998 dan menjadi booming pada tahun 2000. Di awal kemunculannya, banyak pihak yang skeptis karena tipe tersebut relatif baru dan dianggap sebagai penyimpangan semata. Oleh sebab itu, cupang serit dijadikan sebagai “warga kelas dua” dalam dunia kontes cupang. Seiring berjalannya waktu, banyak peternak yang tergila-gila untuk memperbanyak cupang serit. Akhirnya, keberadaan cupang serit pun diakui oleh International Betta Congress (IBC).
Seekor cupang dikatakan termasuk dalam jenis crown tail jika memiliki dua atau lebih tulang serit. Dewasa ini, perkembangan cupang serit sudah semakin jauh. Hal tersebut terlihat dari jumlah tulang serit yang tidak hanya dua, tetapi empat (double-double ray) dan delapan.
Tidak hanya berdasarkan jumlah tulang serit, perbedaan juga ditunjukkan dengan adanya selaput di antara tulang serit. Oleh sebab itu, crown tail dibagi menjadi dua, yaitu tipe balon dan tipe balok. Tipe balon ditunjukkan dengan adanya selaput lebar di antara tulang serit. Ada atau tidaknya selaput ini baru dapat diketahui ketika cupang telah dewasa. Sementara tipe balok dicirikan dengan tulang serit kasar yang tidak memiliki selaput.
Dunia crown tail semakin semarak dengan hadirnya cupang dengan serit menyilang yang mendapat julukan king crown tail. Berbeda dengan cupang serit lainnya, king crown tail memiliki pasangan tulang serit yang menyilang sehingga ujung tulang serit bertemu dengan ujung tulang pasangan serit lainnya. Dengan begitu, tak berlebihan jika cupang ini mendapat julukan sebagai rajanya cupang berekor mahkota. Namun, munculnya king crown tail baru diduga sebagai kelainan genetik semata. Hal tersebut terbukti dari king crown tail yang diternakkan tidak menurunkan keturunan yang serupa. Oleh sebab kelangkaannya tersebut, cupang ini banyak dijadikan maskot oleh peternak dan penggemar cupang.

HMPK


HMPK
Berbeda dengan jenis-jenis sebelumnya, cupang plakat memiliki sirip ekor yang pendek. Asal-usul cupang ini berasal dari cupang alam dan cupang aduan. Namun, jenis ini sengaja dikembangkan khusus untuk kontes hias yang terfokus pada keindahan warna dan bentuk sisiknya. Nama plakat sendiri berasal dari bahasa Thai, yaitu “plakad”, yang digunakan untuk menyebut cupang aduan. Dalam dunia percupangan, nama plakat digunakan untuk membedakan cupang dengan ekor pendek yang digunakan untuk kontes dan cupang yang digunakan untuk aduan.
Dalam perkembangannya, cupang plakat pun di kawinkan dengan jenis cupang lain seperti halfmoon dan double tail. Hasilnya, diperoleh cupang plakat dengan bentuk sirip yang bervariasi. Perkawinan cupang plakat dan halfmoon menghasilkan cupang plakat dengan ekor pendek membundar (setengah lingkaran) dengan sokongan lebih banyak tulang ekor. Berbeda dengan cupang plakat biasa (tradisional) yang hanya disokong oleh dua tulang ekor. Adapun silangan plakat dengan double tail menghasilkan cupang plakat yang memiliki sirip punggung yang tinggi dan lebar.
Oleh sebab keindahannya, cupang plakat simetris hasil perkawinan antara plakat dan double tail dikelompokkan dalam kelas tersendiri oleh International Betta Congress (IBC). Dengan begitu, kelasnya berbeda dengan kelas plakat halfmoon dan plakat biasa.
Selain ketiga jenis plakat tersebut, terdapat satu kelas khusus yaitu kelas plakat raksasa. Pengembangan plakat raksasa ini dilakukan dengan melakukan perkawinan antara plakat dengan cupang alam yang panjang tubuhnya mencapai 10—12 cm. Pengembangan plakat raksasa juga disinyalir menggunakan hormon pertumbuhan yang dicampurkan dalam pakan.

HALFMOON



HALFMOON
Pada awalnya, halfmoon merupakan cupang hasil silangan peternak cupang di Amerika Serikat. Cupang yang dihasilkan ini memiliki sirip yang lebar dan bentuk sirip ekornya menyerupai setengah lingkaran, yaitu 180o. Selain bentuk siripnya yang indah, gerakan yang anggun dari halfmoon menjadi daya pikat tersendiri.
Selanjutnya, cupang tersebut dikembangbiakkan di Perancis. Seperti halnya cupang serit, masyarakat kontes cupang internasional IBC masih belum dapat mengakui kehadiran ikan cupang ini. Kebanyakan juri masih belum dapat memberikan kemenangan terhadap halfmoon, meskipun memiliki segudang keistimewaan. Halfmoon pun menjadi “warga kelas dua”.
Berbeda penerimaan IBC, berbeda pula penerimaan masyarakat secara individual. Sejak dipertontonkan pada konvensi konvensi IBC di Alabama, banyak peternak cupang yang menaruh perhatian besar. Hal ini ditunjukkan dengan menyebarnya halfmoon ke kawasan eropa lainnya, misalnya Switzerland. Selanjutnya, setelah berusaha keras membuat galur murni halfmoon, para peternak dari Amerika Serikat, Perancis, dan Swiss itu pun membentuk organisasi baru yang bernama International Betta Splendens Club untuk mewadahi kontes cupang halfmoon dari berbagai belahan dunia.
Hingga kini, halfmoon tersebar dengan baik ke Asia Tenggara sejak para peternak dari Thailand turun tangan dalam mengembangkannya. Di habitat tropis Thailand, ikan cupang ini pun berkembang pesat dan banyak diternakkan karena memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

GIANT HALFMOON


Pada awalnya, halfmoon merupakan cupang hasil silangan peternak cupang di Amerika Serikat. Cupang yang dihasilkan ini memiliki sirip yang lebar dan bentuk sirip ekornya menyerupai setengah lingkaran, yaitu 180o. Selain bentuk siripnya yang indah, gerakan yang anggun dari halfmoon menjadi daya pikat tersendiri.
Selanjutnya, cupang tersebut dikembangbiakkan di Perancis. Seperti halnya cupang serit, masyarakat kontes cupang internasional IBC masih belum dapat mengakui kehadiran ikan cupang ini. Kebanyakan juri masih belum dapat memberikan kemenangan terhadap halfmoon, meskipun memiliki segudang keistimewaan. Halfmoon pun menjadi “warga kelas dua”.
Berbeda penerimaan IBC, berbeda pula penerimaan masyarakat secara individual. Sejak dipertontonkan pada konvensi konvensi IBC di Alabama, banyak peternak cupang yang menaruh perhatian besar. Hal ini ditunjukkan dengan menyebarnya halfmoon ke kawasan eropa lainnya, misalnya Switzerland. Selanjutnya, setelah berusaha keras membuat galur murni halfmoon, para peternak dari Amerika Serikat, Perancis, dan Swiss itu pun membentuk organisasi baru yang bernama International Betta Splendens Club untuk mewadahi kontes cupang halfmoon dari berbagai belahan dunia.
Hingga kini, halfmoon tersebar dengan baik ke Asia Tenggara sejak para peternak dari Thailand turun tangan dalam mengembangkannya. Di habitat tropis Thailand, ikan cupang ini pun berkembang pesat dan banyak diternakkan karena memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

GIANT HMPK


Ikan Cupang Giant – adalah ikan cupang yang berukuran lebih dari normal, hingga mencapai +/-12 cm. Cupang raksasa ini terlihat sangat besar dengan bentuk tubuh yang tebal. Karena besarnya, terlihat cupang ini tidak seaktif cupang normal, namun tetap memiliki keagresivitasan sebagaimana layaknya cupang. Insang terbuka dengan gerakan siap menyerang selalu diperlihatkan ketika bertemu musuhnya. Sirip akan dinaikin seakan memperlihatkan kemarahannya. Keindahan cupang hias masih terlihat namun untuk ikan cupang giant  belum didapat bentuk sirip yang sekokoh cupang halfmoon dan serit yang normal.Penemunya yang pertamakali adalah Mr.
Athapon (Uncle Sala) dan anaknya Mr. Natee, peternak Thai pemilik Diamond Fish Farm yang pertama kali mengembangbiakan cupang raksasa pada tahun 1999. Mereka mendapatkan seekor cupang plakat yang memiliki panjang 4 inchi (10 cm) dikolam mereka dan memiliki ide untuk mengembangkan cupang tersebut.
Mereka mencari indukan betina yang besar dari sekitar 300 an kolam mereka untuk pasangan si cupang plakat raksasa yang mereka miliki. Dengan tidak pantang menyerah mereka mengawin silangkan cupang raksasa tersebut sehingga dicapai ukuran dan bentuk yang dikehendaki. Pada tahun 2001 Uncle Sala mulai memasarkan cupang raksasanya dan menamakannya Giant Betta.
Setahun kemudian dikirimnya giant betta ini mengikuti kontes cupang internasional IBC di Amerika Serikat. Ketika itu harga seekor giant betta ditawarkan di Aquabid seharga US$ 1000 dan terjual.

Sejarah Ikan Cupang Giant

Pada awalnya untuk mencapai ukuran 3 inchi (7.5 cm) dibutuhkan waktu 8-9 bulan namun sekarang untuk mencapai ukuran yang sama dapat dicapai hanya dalam waktu 5 bulan saja. Sementara sirip dan warna sudah berkembang semakin bervariasi sehingga didapat giant halfmoon, giant double tail, giant serit. Sejarah Ikan Cupang Giant Ukuran terbesar yang dapat ditemukan adalah 5 inchi (12.5 cm) pada giant berumur lebih dari 1 tahun.

VISITOR

Flag Counter